Aqiqah

Tata Langkah Aqiqah Anak Lelaki & Wanita

Waktu telah meniatkan untuk mengaqiqahi Sang Kecil, ada hal yang penting diingat, khususnya untuk jumlah kambing yang akan disembelih. Dari hadist diriwayatkan, “Siapa dari kalian yang menyukai menyembelih atas kelahiran anak karena itu lakukan, anak laki dua ekor kambing yang cukup ketentuan, anak wanita dengan satu ekor” (HR Ahmad, Abu Dawun, An-Nasaa-i).

Sebenarnya tata langkah penerapan aqiqah di antara anak lelaki serta wanita sama juga. Hal yang memperbedakannya hanya pada jumlah hewan yang disembelih.

Pada anak lelaki harus sejumlah dua ekor kambing yang sekufu atau kedua-duanya seperti (sama umurnya, sama macamnya, sama ukurannya). Bila tidak persis sama, minimal dekati. Sedang, untuk anak wanita jumlah hewan aqiqah cuma satu kambing saja.

Apa bisa bila aqiqah kecuali hewan kambing? Dari sabda Nabi, sudah jelas jika hewan aqiqah ialah kambing, bukan hewan yang lain. Ikuti sunnah nabi, karena itu kambing ialah salah satu pilihan.

Sesudah proses pemotongan hewan aqiqah serta bagikannya ke sanak saudara, tetangga, dan orang yang memerlukan, janganlah lupa untuk mencukur rambut Sang Kecil serta menamai yang baik seperti sabda Nabi SAW.

Bagikan Aqiqah, Bolehkan Daging Mentah?Sekarang ini, kita banyak menemui, ya, Moms, beberapa tempat pemotongan hewan aqiqah yang sekaligus juga memasak serta membuat hantaran berbentuk nasi kotak dengan beberapa lauk kambingnya. Ini benar-benar ringkas serta tidak mengambil alih waktu Moms untuk menyiapkannya. Serta seperti dalam berkurban, faksi keluarga juga diperbolehkan untuk makan daging aqiqah.

Walau tidak biasa,  tetapi rupanya hasil sembelihan catering aqiqah jakarta juga bisa diberi pada keadaan mentah. Bagikan aqiah pada keadaan daging mentah diterangkan oleh Imam Ibu Baz seperti berikut:

Aqiqah yang sesuai dengan syariat serta yang di ajarkan dalam sunah sahih dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ialah hewan yang disembelih untuk kelahiran anak di hari ke-7. Dua ekor kambing untuk anak lelaki serta seekor kambing untuk anak wanita. Serta Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah meng-aqiqahi Hasan serta Husain radhiyallahu ‘anhu. Serta sohibul aqiqah bisa pilih, bisa membaginya berbentuk daging (mentah) pada beberapa saudara, kawan atau orang miskin. Juga bisa ia masak, selanjutnya mengundang saudara, tetangga, atau orang miskin yang ia kehendaki. (Majmu’ Fatawa Ibnu Baz, 4/262).

Nah, telah memahami kan saat ini mengenai langkah cara mengadakan aqiqah untuk bayi terkasih?